Terima Kasih Guruku ...
Senin, 18 Desember 2017
Jumat, 21 Juli 2017
Selasa, 18 Juli 2017
Gak trasa, sudah 3 dekade menjalani
pertemanan dalam bingkai kebersamaan. Sejak masih berseragam putih-biru dan
berlogo OSIS Kuning hingga saat ini dan ketika rambut mulai beruban dan kulitpun mulai
menua. Maklum, Angkatan 87 SMPN 55 Jakarta kalo pada mau jujur, rata-rata usianya
46 tahun keatas alias kelahiran tahun 70-an. Kita menyebutnya JELITA (JElang
LimapuluhTAhun).
Reuni 30th Angkatan 87 SMPN 55 Jakarta,
bolehlah dibilang replika atau potret kecil dari masa-masa sekolah di SMP.
Sebut saja “The Story of Kota”. Ya Jakarta Kota, nama lokasi SMPN 55 tempat
belajar siswa-siswi Angkatan 87.
Sob…, teman atau pertemanan kadang
bukan untuk minta dipahami tapi lebih dulu memahami. Bukan untuk dimengerti
tapi lebih dulu mengerti. .
Salam Putih Biru
Rabu, 15 Maret 2017
Sahabat yg tlah Pergi ...
Ditinggal oleh shabat yg paling kita sayangi adalah moment paling menyedihkan dalam hidup ini. Bagaimana gak, org yg paling akrab dgn kita tiba2 pergi bgitu saja meninggalkan kita utk slama2nya. Padahal uda banyak rencana2 yg sudah kita susun bersama utk mewujudkan impian kita smua nanti.
Trimakasih sdh menjadi teman terbaik kita
Trimakasih sdh menjadi shabat karib kita
Trimakasih sdh menjadi bagian dari perjalanan hidup kita
Kami tetap disini mengingat smua stiap kenangan indah yg telah kita lewati bersama. berbahagiaah shabatku, krn kamu akan menemukan suasana yg baru, bukan disini, tapi disana. Cukuplah stiap kenangan yg tlah kita tanam, akan menjadi kenangan yg tumbuh subur selama-lamanya.
Perpisahan bkn utk dikenang atau bahkan ditangisi, prpisahan itu utk dilewatkan, karena bagaimanapun juga perpisahan merupakan awal perjalanan hidup yg panjang.
Ya Allah... Ampunilah dosa2 shabatku, brikanlah rahmat-Mu padanya, tdk ada doa yg terkabul kcuali dgn izin Engkau Ya Allah, karena hanya Engkauah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
Slamat Jalan Sahabat Kita Yusep Smile Dhevy ...
Ditinggal oleh shabat yg paling kita sayangi adalah moment paling menyedihkan dalam hidup ini. Bagaimana gak, org yg paling akrab dgn kita tiba2 pergi bgitu saja meninggalkan kita utk slama2nya. Padahal uda banyak rencana2 yg sudah kita susun bersama utk mewujudkan impian kita smua nanti.
Trimakasih sdh menjadi teman terbaik kita
Trimakasih sdh menjadi shabat karib kita
Trimakasih sdh menjadi bagian dari perjalanan hidup kita
Kami tetap disini mengingat smua stiap kenangan indah yg telah kita lewati bersama. berbahagiaah shabatku, krn kamu akan menemukan suasana yg baru, bukan disini, tapi disana. Cukuplah stiap kenangan yg tlah kita tanam, akan menjadi kenangan yg tumbuh subur selama-lamanya.
Perpisahan bkn utk dikenang atau bahkan ditangisi, prpisahan itu utk dilewatkan, karena bagaimanapun juga perpisahan merupakan awal perjalanan hidup yg panjang.
Ya Allah... Ampunilah dosa2 shabatku, brikanlah rahmat-Mu padanya, tdk ada doa yg terkabul kcuali dgn izin Engkau Ya Allah, karena hanya Engkauah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
Slamat Jalan Sahabat Kita Yusep Smile Dhevy ...
Jumat, 20 Januari 2017
"Ketika Reuni, Happy atau Minder ?"
“Aku males datang ke acara reuni, entar jatuhnya cuma pada pamer keberhasilan dan kebahagiaan mereka saja. Aku belum punya apa2, gak ada kemajuan....malah nyakitin diri aja datang ke reuni.”
Ini udah banyak dilontarkan oleh beberapa orang yang terlalu ragu terhadap kehidupan. Sehingga menganggap kalau di reuni itu pasti selalu jadi ajang pamer-pamer. Memang slalu ada indikasi saling memperlihatkan pencapaian. Tapi tergantung bagaimana penerimaannya. Jika tak ingin merasa rendah, tunjukan jiwa yg lapang bahwa kita pun punya peran lain dalam kehidupan walau belum seberhasil mereka. “Belum” lho bukan “tidak”
Yang menyukai reuni. Selain asyik, bisa melihat perubahan penampakan fisik teman2 yang dulunya cungkring, sekarang subur, dulunya tomboy sekarang sangat feminin dan dulunya sangat badung sekarang jadi alim dan penyayang keluarga, dulunya pemalas, sekarang jadi wiraswastawan sukses. Keren banget kan?
Bagaimana menyikapi diri ketika berhadapan dengan teman-teman sekolah yang rata-rata sudah berhasil di atas kita? Gak perlu berkecil hati. Kalau kita memandangnya tanpa evaluasi diri, pasti akan timbul rasa iri dengki dan sikap mengucilkan terhadap diri sendiri. Cobalah untuk bisa berdamai dengan diri sendiri dulu. Agar tidak merusak suasana ceria ketika reuni, mari kita refleksikan diri melalui tips dari saya berikut ini : (to be continued ...)
#Reuni sbg Silaturahim# udah temanan lama, dlm 1 kelas, suka dan duka trus berpisah, bkn brarti mlupakan. Sewaktu2 sbaiknya bertemu sbg ajang refreshing, mengetahui apa yg dulu di sekolah prnah diikrarkan sbg cita2, apakah skr udah tercapai atau blum. Jika blum, bisa saling berbagi dan mengetahui apa kendalanya. Barangkali bisa saling membantu. Tak hanya scara materi jg secara moril. Jika udah berhasil, bisa saling berbagi Kiat dan Tips.
#Reuni sbg Networking# kalau punya bnyk knalan dr stiap kelas saat sekolah. Punya kebiasaan senang punya teman banyak dr kecil. Jadi, gak hanya berteman dgn teman satu kelas aja. Dan itu menyenangkan. Bisa main ke rumahnya juga dan bisa melakukan bnyak hal yg berbeda2. Shingga, saat merantau dan di perantauan ada teman sekolah yg tak sekelas, kita jadi tidak canggung utk melakukan kebersamaan lagi. Buat yg dulunya kurang gaul di sekolahan, biasanya di ajang reuni akbar suka mendadak jd pd akrab. Krn di reuni akbar akan berkumpul satu sekolahan dalam satu angkatan. Knapa menjadi semakin akrab? Disaat perhelatan reuni suka ada games, sesi sharing dan makan2. Biasanya akan timbul obrolan dan candaan yg menjadi keseruan dlm reuni. Jadi, jng sia-siakan moment ini, akrabkan diri gak hanya dgn teman satu kelas saja. Krn siapa tahu dr semua yg hadir, akan memunculkan kesempatan utk saling kolaborasi usaha, membuat even sosial atau saling berbagi informasi bermanfaat seputar keluarga, karir dan lain sebagainya.
#Reuni sbg pemupuk kebaikan# Biasanya stelah reuni berlangsung akan saling tukar nomor HP, Pin BB, WA dan lain2. Malah berlanjut di Grup SosMed. Apakah keberatan? Sebab dr hasil reuni ada tindak lanjutannya. Gak sekadar ngumpul lalu bubar. Tapi kita mengikat tali persaudaraan, memupuk kekompakan dan saling mengingatkan juga mendoakan yg baik2 dan saling lempar ide. Jika ada yg kesusahan saling bantu. Bahkan buat Charity bersama dan menindaklanjuti rencana2 kedepannya.
Jadi, Acara Reuni jgn ditakutin, krn bnyak skali yg bisa kita peroleh. Baik informasi, opportunity dan lain sbagainya. Malahan buat kita, reuni adalah ajang refleksi diri, pengingat dulu sempat punya keinginan apa dan jika belum tercapai, bisa lebih berusaha lagi. Jika sudah tercapai, mutu harus selalu lebih ditingkatkan lagi.
“Aku males datang ke acara reuni, entar jatuhnya cuma pada pamer keberhasilan dan kebahagiaan mereka saja. Aku belum punya apa2, gak ada kemajuan....malah nyakitin diri aja datang ke reuni.”
Ini udah banyak dilontarkan oleh beberapa orang yang terlalu ragu terhadap kehidupan. Sehingga menganggap kalau di reuni itu pasti selalu jadi ajang pamer-pamer. Memang slalu ada indikasi saling memperlihatkan pencapaian. Tapi tergantung bagaimana penerimaannya. Jika tak ingin merasa rendah, tunjukan jiwa yg lapang bahwa kita pun punya peran lain dalam kehidupan walau belum seberhasil mereka. “Belum” lho bukan “tidak”
Yang menyukai reuni. Selain asyik, bisa melihat perubahan penampakan fisik teman2 yang dulunya cungkring, sekarang subur, dulunya tomboy sekarang sangat feminin dan dulunya sangat badung sekarang jadi alim dan penyayang keluarga, dulunya pemalas, sekarang jadi wiraswastawan sukses. Keren banget kan?
Bagaimana menyikapi diri ketika berhadapan dengan teman-teman sekolah yang rata-rata sudah berhasil di atas kita? Gak perlu berkecil hati. Kalau kita memandangnya tanpa evaluasi diri, pasti akan timbul rasa iri dengki dan sikap mengucilkan terhadap diri sendiri. Cobalah untuk bisa berdamai dengan diri sendiri dulu. Agar tidak merusak suasana ceria ketika reuni, mari kita refleksikan diri melalui tips dari saya berikut ini : (to be continued ...)
#Reuni sbg Silaturahim# udah temanan lama, dlm 1 kelas, suka dan duka trus berpisah, bkn brarti mlupakan. Sewaktu2 sbaiknya bertemu sbg ajang refreshing, mengetahui apa yg dulu di sekolah prnah diikrarkan sbg cita2, apakah skr udah tercapai atau blum. Jika blum, bisa saling berbagi dan mengetahui apa kendalanya. Barangkali bisa saling membantu. Tak hanya scara materi jg secara moril. Jika udah berhasil, bisa saling berbagi Kiat dan Tips.
#Reuni sbg Networking# kalau punya bnyk knalan dr stiap kelas saat sekolah. Punya kebiasaan senang punya teman banyak dr kecil. Jadi, gak hanya berteman dgn teman satu kelas aja. Dan itu menyenangkan. Bisa main ke rumahnya juga dan bisa melakukan bnyak hal yg berbeda2. Shingga, saat merantau dan di perantauan ada teman sekolah yg tak sekelas, kita jadi tidak canggung utk melakukan kebersamaan lagi. Buat yg dulunya kurang gaul di sekolahan, biasanya di ajang reuni akbar suka mendadak jd pd akrab. Krn di reuni akbar akan berkumpul satu sekolahan dalam satu angkatan. Knapa menjadi semakin akrab? Disaat perhelatan reuni suka ada games, sesi sharing dan makan2. Biasanya akan timbul obrolan dan candaan yg menjadi keseruan dlm reuni. Jadi, jng sia-siakan moment ini, akrabkan diri gak hanya dgn teman satu kelas saja. Krn siapa tahu dr semua yg hadir, akan memunculkan kesempatan utk saling kolaborasi usaha, membuat even sosial atau saling berbagi informasi bermanfaat seputar keluarga, karir dan lain sebagainya.
#Reuni sbg pemupuk kebaikan# Biasanya stelah reuni berlangsung akan saling tukar nomor HP, Pin BB, WA dan lain2. Malah berlanjut di Grup SosMed. Apakah keberatan? Sebab dr hasil reuni ada tindak lanjutannya. Gak sekadar ngumpul lalu bubar. Tapi kita mengikat tali persaudaraan, memupuk kekompakan dan saling mengingatkan juga mendoakan yg baik2 dan saling lempar ide. Jika ada yg kesusahan saling bantu. Bahkan buat Charity bersama dan menindaklanjuti rencana2 kedepannya.
Jadi, Acara Reuni jgn ditakutin, krn bnyak skali yg bisa kita peroleh. Baik informasi, opportunity dan lain sbagainya. Malahan buat kita, reuni adalah ajang refleksi diri, pengingat dulu sempat punya keinginan apa dan jika belum tercapai, bisa lebih berusaha lagi. Jika sudah tercapai, mutu harus selalu lebih ditingkatkan lagi.
Selasa, 03 Januari 2017
Langganan:
Postingan (Atom)

























